AJ#66

1620 Kata

“Pagi adiknya kakak!” sapa kak Fincent yang sudah sibuk di dapur, aku langsung bergegas berdiri di sampingnya, mengambil pisau dan sayur yang ada di lengannya. “Pagi juga kak, sini biar aku yang bantu masak. Udah lama kita gak masak bareng kayak gini, saking sibuknya aku sama kakak ya,” celotehku yang mulai memotong sayur menjadi lebih kecil, sebelumnya aku menyalakan kompor sembari menuangkan sedikit minyak untuk memasak telur. Kak Fincent mengeluarkan banyak bahan makanan, aku bisa tebak kalau masakan kali ini adalah semua menu yang aku dan kak Fincent suka. Masalahnya kami berdua punya banyak kesamaan untuk makanan dan rasa yang disuka, dari kentang rebus yang diberi garam untuk cita rasanya lalu dihaluskan untuk memiliki tekstur seperti bubur untuk menggantikan nasi, terus ada ikan b

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN