Aku melangkahkan kaki masuk ke dalam rumah yang menjadi hunian aku selama di planet ini, berjalan masuk ke dalam ruangan yang selama beberapa hari ini untuk istirahat. Aku membuka jendela kamar, menghirup udara sore hari yang terasa segar, sesekali berangan bisa tinggal lebih lama lagi di sini tapi ya sudahlah. Masih banyak hal yang harus aku lakukan selain sekedar berangan untuk bisa hidup bahagia untuk diri sendiri, kalau aku memilih tinggal di sini bagaimana kabar dengan bumi nanti? Aku pengen jadi salah satu orang yang ikut turun tangan langsung untuk membantu bumi jadi lebih baik, jadi lebih tentram dan hidup lebih baik. “Kak Fincent tunggu ya, adik kecil kamu ini bakalan segera pulang,” bisikku sepelan mungkin, aku berjalan menuju lemari kayu, menimbang beberapa hal, entah pemikira

