Mia Pov Aku masih saja dim karena aku masih belum bisa mencerna informasi yang Satria berikan. Tentang obat, si X, pasar gelap dan masih banyak lagi. Aku kira dia sedang menyelidiki Dewi, tapi apa ini. Kenapa malah ada oknum lain yang dia ikut sertakan dalam kasus ini. "X ini siapa? Kenapa kalian bawa-bawa dia juga ke dalam rencana kita?!" tanyaku. Aku penasaran. Namun mereka belum menjelaskan secara gamblang. "Kayaknya gue udah kelewat gegabah deh. Harusnya gue gerak perlahan, kalau kayak gini nanti bisa-bisa gagal rencanan yang udah gue susun." Satria menunduk setelah berpikir sejenak. Dia lalu menoleh ke arahku. Lalu menghela napas pelan sebelum melanjutkan kalimatnya. "Ceritanya panjang. Lo sendiri tahu nggak apa penyebab kematian nyokap?" Kepalaku menggeleng. Bukannya mama sakit.

