Perkelahian

2392 Kata

Tama berdiri membelakangi keduanya untuk waktu yang cukup lama. Tidak ada yang memulai percakapan sampai akhirnya dia menghela nafas pelan lalu membuka percakapan. "Akhirnya datang ke sini juga kalian. Gue udah kejebak lama di sini dan udah engap banget rasanya." Sabda yang melihat temannya sedang mengeluh malah tertawa bahagia. Tidak biasanya Tama bersikpa seperti ini. Pasti dia sudah bekerja sangat keras karena tuntutan yang dia berikan. "Harusnya lo nggak di sini, kan? Departemen lo pasti sibuk banget." "Lo pikir gue kelihatan nganggur?!" Tama melirik Sabda tajam sambil mendengus. Dia tidak terima dipojokkan seolah dia tidak melakukan tugas-tugasnya. "Gue juga butuh refreshing. Lagian gue udah terlalu lama kejebak di ICU dan gue sengaja datang ke sini buat memastikan diri apakah ben

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN