"Lalu anda pikir anda siapa? Dengan tidak hadirnya Mia dan Satria tadi di sini bukan berarti anda bisa menjelekkan mereka juga." Indah mengatakan itu sambil memincingkan matanya. "Kenapa sekarang anda kelihatan sangat cemas?" Kejadian itu berlangsung begitu cepat. Buket bunga, hiasan yang tergantung apik, sampai semua ucapan bela sungkawa itu didorong jatuh oleh Gumilar. Pria itu tidak tahan dengan kekacauan itu sampai akhirnya tubuhnya bergerak sendiri untuk menghancurkan ruangan. "Bisakah kalian berhenti berdebat? Jika keadaan ini masih kurang, kalian bisa menghancurkannya lagi," semburnya. "Dan untuk anda, Bu Sinta. Keluarga saya tidak lagi memiliki hubungan apapun dengan kalian. Jadi tolong jangan pernah muncul di hadapanku lagi, oke? Ini adalah masalah pribadi keluarga saya dan and

