ESS 2 - Chapt 10.3

2058 Kata

     “Udah ah, jangan ngaco gitu. Malu mas diliatin kak Bevan.” Karena pada dasarnya Rein ragu jika Bevan tak mendengar semua yang diucapkan oleh Rico.      “Nggak masalah, dia juga udah paham sama-sama paham apa yang kita lakukan, lagipula kita bukan anak kecil sayang jadi sudahlah!” Rico tak peduli dengan semua yang dibicarakan Rein, bahkan ia lebih tangguh dalam menggoda calon istrinya itu.      “Mas,” Rein mencoba mengalihkan pembicaraan juga tangan besar yang kini tengah berada di dadanya. “Aku laper, temenin makan ya?”      Makan? Usaha Rein memang sukses membuat Rico melepaskan tangan. “Makan? Um… Di sini?”      "Iya sayangku, di sini. Ayo!" Ketika Rein menarik lengan Rico, secara bersamaan tangan itu membawa pinggang Rein lebih dekat.      Aturan yang dibuat tak bisa dicegah,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN