Warning! Berisi kata-k********r dan adegan kurang menyenangkan. Tidak untuk ditiru, ya, teman-teman. Bismillah dulu sebelum baca. *** "Untuk apa kamu bawa perempuan itu ke sini? Sengaja mau bikin Aulia semakin sedih? Bapak pikir setidaknya kamu masih punya otak. Ternyata, selain enggak punya hati, kamu pun lupa otakmu di mana." "Pak, sumpah saya enggak ngajak dia ke sini. Bapak bisa tanya sendiri orangnya. Saya benar-benar enggak minta Helena datang." Arman beralih pandang menatap perempuan dengan bayi dalam gendongannya, lalu bertanya, "Ngapain kamu ikut ke rumah menantu dan anak saya? Sengaja mancing-mancing keributan?" Helena memasang wajah sendu. "Saya enggak punya niatan begitu, Om. Saya cuma menuruti permintaan suami. Mas Bara meminta saya menyusul ke sini. Ternyata di sini ad

