97. PERNIKAHAN DINI Penyakit Ferdi Kambuh Penulis : Lusia Sudarti. Part 97 "Sssttts...," bibirku di sentuh dengan jemarinya. Seketika aku bungkam dengan degub jantung yang semakin berdetak tak karuan. Aku hanya mampu memejamkan kedua netraku. Aku merasakan hembusan nafasnya semakin dekat dan menyapu wajahku. Bulan bersinar terang, bintang mengelilinginya. Suara hewan malam bersahut-sahutan. Aku terpaku sambil menyentuh bibirku yang basah. Jejak dari lelaki yang beberapa jam lalu mengikatku. Aku tak mampu menatapnya, debaran jantungku masih terasa, seolah hendak keluar dari tempatnya. Ferdi masih tetap menggenggam jemariku. Ia menatap indahnya rembulan yang bersinar penuh. "Dek, terimakasih atas kesediaannya menemani hari-hariku yang akan segera berakhir. Maafkan aku, bukan mak

