42. PERNIKAHAN DINI Penulis : Lusia Sudarti Part 42 "Ayo pulang kerumah Bapak, biar besok rumah kamu Bapak bongkar," teriaknya sembari menuntunku pulang. Bapak menatap nanar Naryo yang berdiri mematung dihadapanku. Nafasku masih tersengal sehabis berlari jauh. "Awas kamu Yo, jangan kamu kembali kerumah Anakku! Kamu memang gak akan bisa berubah," hardik Bapak. Bapak meraih Angelina dari gendonganku. Aku melepaskan simpul gendongan yang melilit dipundakku, kemudian kami melangkah menuju rumah Bapak. Aku menoleh sekilas kearah Naryo yang masih berdiri mematung ditempatnya semula, ia menatap kepergian kami dengan tatapan penuh penyesalan. Kini pernikahan karena perjodohan telah berakhir berakhir. Kesempatan ketiga yang kuberikan disia-siakan. Tak ada lagi maaf untuknya. "Bu," Bapak

