PERNIKAHAN DINI Penulis: Lusia Sudarti Part 86 "Iya, Mbak pinter masak, cantik pula. Tapi kenapa Mbak cerai sama suami Mbak?" sambungnya. Aku menatap Indah, dari mana dia tau tentang cerai. "Ya gak jodoh aja." "Habis makan siapa yang mau bantu Mbak beres-beres?" tanyaku kepada mereka. "Ical mau." "Ica juga mau." "Indah mau kok bantuin Mbak," sambungnya sambil tersenyum. Aku pun tersenyum mendengar mereka yang dengan antusias ingin membantu aku. "Indah bantuin Mbak terus dari tadi, emang gak capek?" aku menatapnya. "Enggak capek kok Mbak." Begitulah keseruan bersama anak-anak yang menjadi korban ke egoisan ke dua rang tuanya. Mereka mengikuti ego masing-masing. Tanpa berfikir bahwa anak-anak mereka yang menjadi korbannya. Entah sampai kapan kemelut rumah tangga mereka berakhir

