Beberapa tahun silam... “Maaf Nona, tapi kami sudah berusaha melakukan yang terbaik. Namun kami hanya manusia biasa. Oleh sebab itu kami katakan pada anda jika ini diluar batas kemampuan kami.” Kalimat itu terdengar begitu mudah terucap dari dokter pria yang menangani kasus kecelakaan ibu dan juga ayahku. Ekspresinya yang begitu datar membuatku tak kuasa ingin menyumpal mulutnya dengan kotoran. Dia bicara seolah aku bisa menangani ini dengan mudah. Dia bicara tanpa hati. Ketika kabar itu sampai ditelingaku, aku merasa seluruh pembuluh darahku mengalir keluar. Tempatku berpijak seolah terasa begitu lunak. Telingaku berdenging. Dunia berputar. Detik yang sama tubuhku ditahan oleh dua orang perawat. Memastikan aku tidak tersungkur diatas lantai sebab shock yang terlanjur tak bisa kuhindari.

