Bab 10. Namaku Bukan Yuyun, Mas

1135 Kata

Yuanita seketika terperanjat, wanita itu sontak berdiri seraya menoleh dan menatap wajah suaminya. Sementara Abimanyu Syailendra terlihat santai, ia menatap datar wajah sang cucu yang masih berdiri di depan pintu. "Masuklah, kebetulan sekali kamu ke sini. Kakek lagi ngebicarain hal penting sama istri kamu," pinta Abimanyu. "Emangnya kalian lagi ngomongin apaan sih? Kalian pasti lagi ngomongin saya, 'kan?" tanya Alvian seraya berjalan mendekat lalu duduk tepat di samping sang istri. Alvian mendongak menatap wajah Yuanita dengan kening yang di kerutkan. "Kenapa kamu masih berdiri, Yun? Kamu gak mau duduk?" Yuanita kembali duduk seraya bergumam kesal. "Yun lagi, Yun lagi ... namaku bukan Yuyun, astaga!" "Tadi kamu bilang, Yun itu panggilan sayang saya sama kamu, 'kan?" tanya Alvian, mesk

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN