"Lebih baik kamu balik ke kantor, urus semua perkejaan Alvian di sana," pinta Abimanyu datar. "Jangan ganggu dia untuk beberapa hari ini, biar cucu saya bisa nikmatin masa-masa jadi pengantin baru." "Tapi hari ini ada meeting penting, Tuan Besar. Ada klien yang lagi nungguin beliau di kantor. Itu sebabnya saya datang ke sini buat jemput Pak Alvian," bantah Rizky dengan wajah datar. "Apa kamu gak denger saya bilang apa tadi, hah?" bentak Abimanyu merasa kesal. "Kamu 'kan asistennya dia, ya kamu urus semua perkejaan dia dong. Gimana sih?" Rizky memaksakan diri untuk tersenyum. "Baik, Tuan Besar," jawabnya singkat lalu membungkuk memberi hormat sebelum akhirnya berbalik dan meninggalkan rumah itu dengan perasaan kesal. "Dasar tua bangka sialan. Saya harus ngomong apa sama klien Pak Bos

