Bab. 12

1018 Kata

Sukma sedang memeriksa pesanan online yang masuk di ponselnya di ruang tamu, ketika suara pintu depan berderit keras tanpa aba-aba. Dia langsung memasang kerudungnya yang tergeletak di kursi lalu menoleh siapa yang datang. "Juno?" serunya, adik bungsu Yudi itu masuk tanpa mengetuk, seolah rumah ini miliknya. "Hehe, kaget ya, Mbak?" Juno tersenyum lebar, tatapannya menyapu ruangan sebelum mendarat pada Sukma. Ada sesuatu di matanya yang membuat Sukma tidak nyaman, tatapan Juno terlalu berani, terlalu menilai, membuatnya bergidik. "Kenapa masuk nggak izin dulu?" Sukma menegur, berusaha tetap tenang meski hatinya sudah ketar-ketir. "Ah, ini kan rumah Kakakku sendiri. Apa salahnya?" jawab Juno santai sambil menutup pintu dengan kaki. "Mas Yudi nggak ada di rumah, sebaiknya kamu pulang," u

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN