“Apa yang harus kita lakukan?” Holly menutup wajahnya dengan kedua tangan, menyembunyikan wajahnya yang berlinangan air mata. Kesedihan ini semakin tidak bisa dia pendam. Rega dan Rallev pun hanya bisa diam, mereka tidak tahu apa yang harus mereka lakukan. Padahal di depan mereka kini terbaring seonggok tubuh lemah yang perlu diselamatkan. Keadaannya semakin memburuk, bahkan detak jantungnya mulai melemah. Di saat-saat seperti ini, tak ada satu pun orang yang datang membantu mereka. Tak ada pencerahan sedikit pun tentang hal apa yang harus mereka lakukan. Hari mulai gelap, dan mereka bahkan tidak tahu mereka ada di mana. Tidak ada tanda-tanda kehidupan di sana. Yang mereka temui hanyalah rumput dan pohon-pohon yang berjejeran di sepanjang jalan setapak yang entah mengarah ke mana. Me

