Lauren berdecak kesal saat memasuki kamarnya dan melihat Fabian sedang mengurus pekerjaannya di meja kerja. Pria itu terlihat sibuk dengan laptopnya dan entah apa yang ia lihat dari pekerjaannya itu. Karena selama Fabian sakit, Lauren yang mengatur seluruh pekerjaan Fabian. Dia hanya akan bertanya untuk sebuah pengambilan keputusan penuh. Dan selebihnya, seperti jadwal pekerjaan Lauren membantalkan dan menggantinya di hari lain. Dan sekarang saat dia membawa makanan untuk pria itu, Lauren melihatnya sudah duduk di kursi kerjanya membuatnya semakin kesal. “Fabian! Berapa kali sih aku bilang, kamu harus istirahat dulu!” ocehan Lauren di balas dengan senyuman Fabian. Pria itu bangun dari kursi kerjanya dan berpindah ke meja bundar. Lauren sudah meletakkan makanannya di sana. Laur

