Lauren melajukan mobil audinya dengan perasaan canggung. Jantungnya berdetak dengan kencang dan dia benar-benar merasa tidak baik-baik saja. Bahkan satu pil antidepresan yang sudah ia minum pun tidak menghilangkan rasa cemasnya. Dia benar-benar gila dengan keadaan ini. Dia sudah menyusun semuanya, setelah dia menemui Lucas dia akan membunuh dirinya di depan pria itu. Agar pria itu merasa puas karena sudah menghancurkan kehidupannya. Mobil Lauren masih melaju dengan kecepatan sedang. Tangannya masih gemetar dan merasa semuanya ini semakin kacau. Apa lebih baik dia membanting mobilnya saja, agar semuanya menjadi lebih baik? Jemari Lauren terlihat semakin gemetar. Dia mengepal jemarinya dan membelokkan mobil di persimpangan jalan. Namun, dengan tiba-tiba sebuah mobil putih menghadang. Beruntu

