47.

1286 Kata

Naga sadar meski membakar apartemennya sekalipun tetap takkan membuat Bulan kembali, perempuan itu sudah memutuskan jalannya sendiri, melangkah di tempat yang berbeda dan bukan bersama Naga, entah dengan siapa. Naga perlahan mengerti jika jalannya mungkin seperti ini, ia sedang diajak untuk menyelesaikan masalahnya dengan lebih bijak, bukan emosi yang meletup-letup setiap hari, nanti apinya takkan mati. Hari ini, seminggu setelah rasa frustrasinya berlalu, hari di mana ia sibuk memikirkan banyak hal yang harusnya ditinggalkan, ia perlu berdamai dengan waktu, ia perlu mengerti bahwa garis takdir tak pernah memihak siapa-siapa, jodoh sudah dituliskan saat Naga masih di kandungan ibunya. Ia bisa menentang sesuka hati, tapi takdir tak mungkin bergerak pergi. Naga masih duduk di balik kemudi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN