PART 65 “APA YANG KAU SUKA dari semua itu, sih?” tanya Angelo saat aku sedang membuka paket yang berisikan semua teh yang aku pesan secara online kemarin. Aku tidak mengabaikan pertanyaan dari Angelo yang jelas tidak akan bisa mengerti kenapa aku bisa suka dengan hal ini. Dia pria yang cinta kopi. Obsesif dengan likuid hitam itu. Sudah jelas kalau Angelo tidak akan suka dengan teh. Aku pernah membuat pria itu mencoba kopi, tapi yang ada malah dia memuntahkan teh dan bilang kalau ini terlalu manis. Aku mencibir ke arahnya saat itu, dan berkata kalau dia itu seperti kopi yang dia minum, pahit. Hitam dan pahit. Aku membiarkan dia duduk di kursi bar dapur dan menonton aku yang asyik membuka paket. “Apa juga bedanya teh yang ini dengan yang ini?” tanya Angelo lagi sembari mengangkat dua teh y

