Doni menyesap kopi dengan perasaan tidak karuan setelah mendengar curhatan dari Ferdy. Cukup prihatin dengan nasib Ferdy saat ini. "Gue mau nanya. Pas lo nembaknya untuk ke seribu kalinya, dia bilang apa?" tanya Doni laki-laki itu meletakkan gelas ke atas meja, menatap Ferdy dnegan saksama. "Dia nggak bilang apa-apa, pas gue tembak dengan adegan romantis kayak di film-film, dia langsung terima. Gue senang banget lah, sampe meluk dia langsung. Tapi saat itu gue nggak sadar kalau dia nggak meluk gue, saking bahagianya gue," cerita Ferdy. Menggusah napas panjang, sampai sekarang Selly tidak mengabarinya kalau tidak dia telepon duluan. Apa salahnya sih, Selly yang lebih dulu mengasih kabar? Di sini Ferdy yang terlihat ingin mempertahankan hubungan mereka, sementara Selly? Gadis itu terlihat

