(45)

1570 Kata

"Tumben pulang malam?" Keisha jelas heran melihat suaminya pulang selarut ini. Doni tampak tersenyum tipis dan mengusap pipi Keisha. "Lagi banyak kerjaan, maaf ya, tadi aku nggak bisa jemput kamu pulang." "Nggak apa-apa, tadi Ahmad kebetulan lewat toko terus aku pulang sama dia deh," jelas Keisha. Doni tersenyum lembut, merasa senang karena Ahmad menuruti apa yang dia pinta tadi. Yaitu menjemput Keisha dari toko. "Aku yang nyuruh dia," ujar Doni. Laki-laki itu menurut ketika Keisha hendak membukakan jas yang masih dia kenakan saat ini. "Lho?" Keisha tentu saja terkejut mendengarnya. "Pantes, aku juga cukup heran kenapa Ahmad bisa lewat dari toko. Ternyata eh ternyata, kamu yang nyuruh dia." Keisha meletakkan jas Doni ke keranjang kotor, kemudian dia bergerak hendak membukakan dasi yan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN