Before Marriage (P7)

1718 Kata

“Panas gak buburnya?” Gean menggelengkan kepalanya dan tersenyum kala Fera kembali menyuapinya. Gadis di depannya itu begitu manis kala bibirnya terbuka. Meminta agar Gean segera membuka mulutnya juga dan menerima suapan darinya. “Kenapa? Muka aku ada apa?” Tanya Fera seraya memegang wajahnya. “Gak ada apa-apa,” jawab Gean jujur. Lelaki itu mengecup kecil pipi Fera sebelum tersenyum lebih lebar. “Kamu cantik kalau gak diem.” Fera tertawa kecil. Gadis itu menggelengkan kepalanya dan kembali menyuapi Gean. Berusaha fokus pada makanan calon suaminya itu. Dan yang paling penting adalah berusaha untuk tidak salah tingkah dengan tatapan mata Gean. Karena sejujurnya, tatapan mata lelaki itu berhasil membuat jantung Fera berdetak lebih cepat seperti biasanya. Belum lagi wajah tampan lelaki

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN