Ch. 35 (HH)

2329 Kata

“Tante Ana, makasih ya udah temenin Fera.” Riana yang berada di sebelah Fera hanya bisa tersenyum dan mengangguk. Perempuan paruh baya itu menggenggam hangat tangan Fera dan mengerjap sekali. “Fera udah lega dengernya, kan? Jadi jangan nangis sendiri lagi. Jangan bilang kalau Fera gak tahu di mana ibu Fera. Tante gak bisa liat Fera nangis sendiri. Fera bisa bagi semuanya sama Tante. Tante bakal usahain yang terbaik buat Fera.” Kedua ujung bibir Fera tertarik. Membentuk senyum lebar yang tulus. Jenis senyum yang pertama kalinya Fera tunjukan pada orang lain. Jenis senyum yang bahkan Fera sendiri tidak tahu jika ia bisa tersenyum semanis itu. Riana mengusap kepala Fera dan menarik gadis itu ke dalam pelukannya. Sebulan yang lalu, Riana mencari kebenaran tentang keluarga Fera. Wanita

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN