Sinar semangat

1453 Kata

Elena memandangi putranya yang kini terlelap setelah bertemu dengan teman-temannya. Jujur Elena lebih menyukai Erland yang menurutnya tidak bisa diam. Sekarang Erland lebih banyak diam dan sering tidur, mungkin karena merasa kondisi tubuhnya tak kunjung membaik. Dikecupnya singkat kening Erland kemudian Elena berjalan dan langsung menghempaskan tubuhnya di sofa. Ia sudah sangat lelah hari ini. Reina rewel, dan Erland tiba-tiba menemukan CD itu hingga akhirnya drop. Untung saja Reina mau dititipkan pada mama mertuanya, karena jika tidak, Elena benar-benat takkan beristirahat. Baru saja matanya hendak terpejam, pintu kamar rawat Erland terbuka dan sosok Arlan nampak berdiri di ambang pintu. Lelaki itu melangkah menghampiri istrinya, "Capek, El? Mau pulang gak?" Elena menggeleng, "Kamu yang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN