Jam di dinding ruangan menunjukkan waktu hampir pukul empat sore. Di ruang lingkup Divisi Keuangan, suasana masih terlihat sangat sibuk dan penuh kesibukan. Suara ketikan papan ketik terdengar bersahutan, menciptakan irama khas kantor yang sedang beroperasi. Rani sedang fokus menatap layar komputernya yang penuh dengan angka-angka dalam lembar kerja, sementara tangannya diam-diam bergerak mengambil keripik di bawah meja untuk dikunyah pelan. Tidak jauh dari sana, Kekey juga sedang sibuk memeriksa dan melakukan perbaikan pada berkas tagihan yang masuk. Sedangkan Zevi, duduk dengan wajah yang sangat serius sembari mengetik laporan mingguan yang menjadi tanggung jawabnya. Namun— Suara pintu pengangkat barang yang terbuka tiba-tiba memecah konsentrasi mereka. Terdengar langkah kaki yang

