41. Kejutan

1430 Kata

Sudah dua hari Dhafin melakukan rutinitas yang satu ini yaitu menatap layar handphonenya hampir setiap saat. Dhafin menghela napasnya dengan berat. Ia harus percaya bahwa Kela tidak mungkin berbohong. Tapi mengingat selama dua hari ini juga Kela tak pernah mau mengangkat telpon darinya membuat Dhafin pesimis. Pikiran negative mau tak mau terus menghantuinya. Dhafin bertanya-tanya kenapa Kela begitu tega tak mengangkat telpon darinya bahkan hanya untuk sekali. Dan yang makin membuat Dhafin frustasi adalah fakta bahwa hari ini seharusnya Kela telah memberikan kabar tentang keberangkatannya bersama keluarga. Itu adalah janji yang Kela ucapkan saat ia mengantarkan Dhafin ke bandara dua hari yang lalu. Tapi kenyataan yang ada berhasil membuat Dhafin meradang. Dhafin masih berusaha meyakinka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN