Gue berjalan pelan dipinggir pantai.. suara desir ombak.. tiupan angin.. dan dinginnya pasir menemani gue.. ya saat ini gue lagi dipantai.. Tepatnya dipantai cimaja, sukabumi.. tengah malam setelah pertengkaran dengan bokap.. gue pun langsung kerumah Satria melewati balkonnya tentu saja.. karna bokap mengunci gue dikamar dari luar.. waktu gue pingsan/tidur setelah menangis histeris.. begitu tersadar.. cuma satu hal yang gue pikirkan...kabur dari bokap. Gue bangunin Satria jam 2 pagi.. meraung-raung histeris.. memohon-mohon agar dia mau bantu gue kabur dari rumah.. Alhasil disinilah gue.. dirumah sederhana tepi pantai cimaja.. milik tante Sabrina.. adik bokapnya Satria.. gue benar-benar terluka.. saat ini gue udah tak mau peduli lagi tentang keluarga gue.. persetan! Setelah pengabdian da

