Sampai di asrama, Rhea berdiri di depan pintu menunggu kedatangan Vivi dan Theo. Sebelumnya, Theo sudah mengirim pesan pada Oris untuk meminjam Rhea mala mini saja. Vivi membutuhkan pelukan seorang sahabatnya mala mini, karena berita yang membuatnya terkejut itu. Theo berjalan dengan menggendong tubuh Vivi menuju pintu asrama. Dan saat sampai, ia menurunkannya perlahan. Rhea menyambut Vivi dengan pelukan, dan cewek itu masih menangis tanpa suara. “Pipi tidur di kamar gue ya?” ajak Rhea. “Iya.” Rhea membawa Vivi ke dalam kamarnya, sedangkan Theo dan Oris yang melihat kondisi Vivi hanya bisa menghela napasnya saja. “Jadi … ada apa?” tanya Oris. “Nyokab Vivi … ternyata Mama Tiri,” ungkap Theo. “Serius? Pantes selama ini gak pernah nongol,” sahut Oris. “Ya … gitu deh.” “Gue pinjemin R

