Setelah berakhirnya pelajaran pertama, Vivi memutuskan untuk ke kantin bersama teman-temannya. Ia juga masih berusaha untuk menghubungi sang Ayah yang ternyata masih sibuk dengan pekerjaannya. Merasa kesal, akhirnya Vivi mengirim pesan pada adiknya untuk menemui dirinya di kantin. “Capt, mau makan apa?” tanya Ghea. “Lagi pengen yang berkuah, sop iga enak tuh keknya,” ujar Vivi. “Oke.” Vivi melanjutkan langkahnya dan duduk di bangku yang biasa ia tempati bersama teman-temannya di sana. Saat itu, ada beberapa murid yang terlihat heboh saat seorang cowok masuk ke area kantin, dan sedang mencari seseorang. “Duh … kasep pisan Aa’,” ucap seorang murid. “Kamu ngomong apa sih?” tanya cowok itu. “Ih … iya bule, lupa kalo gak ngerti bahasa sunda,” ujarnya. Cowok itu kembali melangkah saat me

