Suasana hati Theo sedang tidak baik mala mini, ia pergi dari asrama tanpa mengetahui jika Vivi tidak berada di sana. Theo melajukan mobilnya dengan cukup kencang, hingga sampai di depan halaman rumah kedua orang tuanya. Ia melangkah masuk ke dalam rumah tanpa membalas sambutan dari kepala asisten rumah. Cowok it uterus berjalan hingga bertemu dengan sang Ayah di tangga menuju lantai dua. “Sendirian?” tanya Aaron. “Iya, Pa. Oma belum dateng?” tanya Theo. “Belum, masih di jalan sama Mama, mereka masih cari kado buat Oma,” jelas Aaron. “Owh, Milana masih di jalan sama pacarnya. Bentar lagi juga nyampek,” ujar Theo. “Oke. Di kamar ada Thien. Kamu gak mau sapa adikmu itu?” tanya Aaron. “Entar juga ketemu kan.” Aaron hanya bisa menghela napasnya, seperti mengetahui jika anaknya itu sedang

