Spesial

1105 Kata

Ternyata Max yang memanggil Viola, ia bersandar pada dinding samping ruangan UKS, bersedekap tangan. Viola menoleh dan sedikit terkejut. 'Ngapain?' batin Viola heran, katanya sudah pergi namun masih tetap di sekitar sini. "Bengong aja, minta maaf napa," pinta Max masih diam ditempat, sok cool. Viola memalingkan mukanya, gengsi jika meminta maaf sekarang. Mungkin nanti atau entah kapan ia akan membalas kebaikan Max. Ia malah meninggalkan Max yang menunggunya untuk meminta maaf "Gue tunggu lo minta maaf," teriak Max namun tak keras, hanya sebatas agar Viola mendengarnya. Viola hanya menanggapi Max dengan menempelkan ibu jari dan telunjuknya. Mengisyaratkan 'OK' berlalu begitu saja menuju kelasnya. Namun tidak dengan Max ia tak kembali ke kelasnya, ia paling malas dengan pelajaran

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN