Viola menoleh, penasaran siapa yang memanggilnya. Laki-laki itu mendekat dan langsung duduk di kursi sebelah Viola. Nafsu makan Viola jadi hilang seketika. "Apaan sih lo main duduk aja, minggir lo!" usir Viola lirih sambil melotot, ia tak ingin mengganggu pengunjung lain dengan membuat keributan. "Kenapa, Sayang. Aku sendirian jadi kita gabung aja ya, aku udah laper, bentar ya aku pesan dulu." Oscar melangkah pergi ke kasir. "Sayang-sayang pala lo peyang!" gerutu Viola kesal. Ia membawa makanannya pergi keluar, mencari tempat duduk yang jauh dari pandangan Oscar. Oscar menoleh ke belakang, ia heran ke mana perginya Viola. "Lah, kemana tu anak ... udah ngilang aja," ucap Oscar kebingungan. "Mbak, tahu cewek yang tadi duduk di situ nggak?" tanya Oscar pada wanita di hadapannya.

