Keringat dingin sudah membasahi seluruh tubuh Devan. Malam ini dia bermimpi buruk tentang Raya. Mungkin itu disebabkan oleh kinerja otak Devan yang terus memikirkan istri dan juga sang Ratu. Namun, yang ada di dalam mimpi itu hanya Raya seorang, tidak bersama Diana atau yang lainnya. Devan hanya melihat Raya berada di sebuah tempat terkurung besi. Pria itu merasa kalau istrinya sedang bahaya. Devan bangun dengan napas yang tersengal sebab ia takut terjadi sesuatu seperti yang ada di dalam mimpi. Ia melihat ke arah jarum jam, ini masih pagi buta. Jam menunjukkan pukul 4 pagi, hanya ada suara ayam yang berkokok. Baginya ini sudah biasa, toh Devan selalu bangun diwaktu bersamaan dengan ayam yang berkokok. Namun, kali ini berbeda. Devan tidak bangun dengan sendirinya, melainkan bangun kare

