Kembali pulang

1182 Kata

Gashia tidak bisa membuka kotak hitam itu. Namun tiba- tiba saja sang paman datang, ia berada tepat di depan kotak dan di depan Gashia. Sang paman ialah Jubah Hitam yang sudah menghidupkan Devan untuk yang ke dua kalinya. Jubah Hitam itu melihat dengan tajam ke arah kotak, namun ketajaman penglihatan itu ada kekosongan di dalamnya. "P-Paman? Kenapa Paman sampai ke sini?" tanya Gashia. Jubah Hitam lantas melihat ke arah Gashia dan Devan yang masih berdiri di sana. Lantas, Jubah Hitam menghampiri Devan. Ia tidak menjawab pertanyaan Gashia tadi. Jubah Hitam itu berjalan menggunakan tongkatnya, ia menepuk pundak Devan sebanyak dua kali. "Kau berhasil menyelamatkan Abangku!!" Devan mengerutkan kening, ia bahkan tak mengerti apa yang dikatakan Jubah Hitam. Saat hendak Devan berbicara,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN