Hari ini, Devan dan Raya sedang kedatangan Kinan di rumahnya. Sudah lama bahkan hampir berbulan bulan lamanya Raya tidak bertemu dengan Kinan, teman saat setelah ia merasakan cinta lagi terhadap Devan. Gadis itu terlihat sedikit gemuk. Tidak. Itu bukan gemuk akan tetapi calon bayi yang sudah menginjak bulan ke 4. Raya merasa terkejut akan kedatangan Kinan dan perutnya yang sudah terlihat menonjol. "Bagaimana kabarmu, Kinan?" tanya Raya. Ia melihat Kinan seperti banyak pikiran. Raya pun membiarkan Kinan masuk ke dalam kamarnya. "Umm, kita bicara di dalam saja." Kinan menunduk dan tidak berbicara sepatah katapun. Devan hanya melihatnya dari jauh, ia juga tidak mau mengganggu gadis itu sebab dirinya tak mau melihat Kinan bersedih. "Ray, gimana?" tanya Devan saat Raya menuju ke arahnya

