Sebuah berita

1018 Kata

Devan melotot saat merasakan tubuh yang sudah lama tidak ia sentuh. Apa ini mimpi? "Raya, tolong jangan seperti ini." Devan melepaskan pelukan itu dengan sangat hati-hati. Bagaimanapun dia tidak bisa menyakiti hati Raya. Walaupun Raya ingin membunuhnya, tapi dia masih tetap mencintai wanita itu. "Devan, apa aku boleh kembali lagi sama kamu? Aku sudah muak dengan pernikahan ini, dan aku juga benci sama Tristan. Sepertinya aku sudah tidak dibutuhkan nya lagi," ucap Raya gemetar karena sedang menangis. Dia sudah tak tahan akan sikap Tristan suaminya. "Kamu itu bicara apa? Jangan pernah berkata kalau kamu gak bahagia. Bagaimanapun Tristan adalah suamimu. Maaf, tapi aku gak bisa kembali sama kamu. Luka yang telah kamu buat masih membekas di sini." Devan memegang dadanya yang sesak. Dia

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN