Selamat membaca Anderson terlihat gugup karena sejak tadi Abelia terus menatap nya dengan ekspresi tak terbaca. "Ada yang salah dengan wajahku saat ini?" tanya Anderson setelah berusaha bersikap biasa saja. Ia tak dapat lagi menahan rasa ingin tahu atas sikap Abelia yang kini tampak berbeda. Abelia menggeleng cepat seraya merapikan kembali duduk nya yang tadi sedikit merosot. "Aku hanya berpikir, bagaimana bisa sampai saat ini ada seorang pria tampan, mapan dan memiliki kekuasaan masih betah menjomblo seperti dirimu. Apa seleramu sedikit melenceng?" tembak Abelia tanpa basa basi. Anderson melotot namun buru buru pria itu menetralkan ekspresi keterkejutan di wajah nya. Mendapati pertanyaan yang meluncur tanpa beban dari mulut Abelia membuat Anderson tak tahu harus sedih atau tertawa g

