Bab 20

1337 Kata

TUBUH YANG DIAMBIL ALIH** Tubuh manusia tidak pernah berbohong. Ia hanya berbicara dalam bahasa yang sering diabaikan. Elara baru memahami itu sepenuhnya ketika ia terbangun di kamar sempit berbau antiseptik dan lembap, dengan langit-langit rendah yang membuat dadanya terasa tertekan. Cahaya lampu neon menggantung tanpa penutup, memantul pucat di dinding yang catnya mengelupas. Ia tidak langsung mengingat bagaimana ia sampai di sana. Yang pertama ia sadari adalah tubuhnya sendiri—atau lebih tepatnya, rasa asing yang menjalar di dalamnya. Jantungnya berdetak terlalu teratur. Napasnya terlalu stabil. Otot-ototnya rileks dengan cara yang tidak ia pilih. Itu bukan kondisi alami setelah pelarian brutal. Elara menelan ludah. Tenggorokannya kering, tapi tidak sakit. Ia mencoba menggerak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN