one hundred-thirty !

1322 Kata

Usai menelfon Bi Yati, Ronald tertegun beberapa saat, membuat semua temannya menatap si Keriting dengan wajah iba. Suara Ronald saat berbicara dengan adiknya dan  Bi Yati terdengar cukup keras, dan mereka tak bisa pura- pura tidak mendengar apa yang telah dibicarakan. Vito-lah yang buka suara terlebih dulu. “Gue denger… Vinny kecelakaan, Ron?” Ronald tak menjawab, namun pertanyaan itu sebenarnya retoris bagi mereka anggota Grop Cowo Kece. “Dia baik- baik aja?” tanya Vito sambil menepuk- nepuk bahu kawannya, menguatkan. Si Keriting menggeleng, lalu ia mengalihkan pandangnya pada Igun. “Gún, lo bisa anter gue balik sekarang, nggak?” “Oke, tapi—“ ia sebenarnya agak ragu melihat kondisi Ronald yang panik sekarang. Perjalanan dari lokasi villa Igun kembali ke kota sekitar tiga jam –dan sep

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN