Aneh sekali rasanya bagi Vito, sebab ia sama sekali tak menyangka bahwa ia akan dikunjungi dua bersaudara pada malam yang sama. Vito sama sekali belum berhasil menenangkan hati dan otaknya setelah kedatangan Angel lagi. Ditambah rasa penyesalannya saat mengatakan bahwa dia bisa berbuat jahat –apa yang ada di otaknya waktu itu? Vito menepuk dahinya berkali- kali seperti robot rusak, sampai perasaannya lebih lega. Dan ketika dia akhirnya mendapatkan sedikit kedamaian, tiba- tiba saja Ronald Keriting berkunjung ke rumahnya. Memang sudah agak larut malam : pukul setengah dua belas. Tapi berhubung Vito masih duduk di luar di tempat reparasinya, kegaduhan yang disebabkan kedatangan Ronald untungnya tidak membuat orangtua Vito terjaga dari tidur mereka. Dan kedatangan mendadak Ronald berhasil

