one hundred-fifteen !

1420 Kata

Sepertinya Vito cukup beruntung karena tidak perlu menepati janjinya mengoar- ngoarkan suara ala padusnya setelah sidang Ronald, sebab sidang itu tidaklah berjalan dengan mulus. Ronald bisa saja telah mempersiapkan dirinya sebaik mungkin, tapi yang namanya takdir tidak bisa ditolak. Ia harus menjalani masa perang itu lebih dari satu jam, dan saat waktu telah menunjukkan pukul setengah enam pun ia masih belum keluar dari arena tempur. Emak dan Babe telah datang sejak pukul lima, dan mereka pun langsung disalami oleh teman- teman Ronald. Keduanya terlihat sangat cemas karena tidak dapat mendengar suara- suara dari pintu ruang sidang yang tebal dan tertutup rapat itu. Beliau berdua –bersama teman- teman Ronald yang penasaran menempelkan kuping masing- masing di sekitar pintu. “Nggak kedenge

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN