one hundred-thirty two !

1354 Kata

Ronald tak dapat tidur hingga Subuh, namun tubuh dan otaknya sudah tak sanggup menopang keinginan Ronald untuk tak istirahat. Ia tidak tidur seharian, dan usai Subuh si Keriting langsung menghempaskan tubuhnya ke kasur lagi. Betapa terkejutnya pemuda keriting itu karena saat ia bangun, waktu sudah menunjukkan pukul sepuluh lebih. Ia cepat- cepat bersiap dan meluncur ke rumah sakit untuk mengetahui kondisi Vinny. Namun hal yang lebih membuat Ronald kaget adalah : ruang UGD yang kosong. Ia kebingungan, melihat ke arah lorong yang dilewati orang berlalu- lalang, sampai ia mendapati sosok perawat berpakaian putih yang melintasi di ujung lorong. “Maaf, Suster,” kata Ronald dengan wajah sopan. “Pasien di UGD yang masuk semalam atas nama Arvinny Angelica kok nggak ada, ya? Apa sudah dipindah?”

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN