Albert memutuskan menghadiri acara makan malam yang telah disiapkan oleh kedua orangtuanya di restoran. Ia melakukan bukan karena akan menerima perjodohan, melainkan ingin menunjukkan penolakan untuk terakhir kali. Akan menjamin pula sang ayah bisa menerima keputusan sudah dibuatnya tanpa ada konflik lain. Albert juga siap memberitahukan orangtuanya tentang keinginan serius dengan Cavara. Menikahi wanita itu. Ia sudah bertekad akan mengikat janji suci bersama Cavara. Tak bisa dibiarkan wanita itu menjadi milik pria lain. Ia akan segera melamar Cavara. Mungkin nanti malam. Kemungkinan untuk ditolak pun berupaya tidak dirinya pikirkan. Sugesti buruk hanya menghambat tujuannya. Ia lebih memilih untuk optimistis Cavara bersedia menikah dengannya. Wanita itu juga sudah mencintainya. Seperti

