Disappointed

2513 Kata

"Mengapa dengannya, Van?" Pertanyaan itu meluncur begitu saja setelah Zeva berhasil menyusul Devan hingga ke rumah lelaki itu. Tadi, memang Devan meninggalkan Zeva sendiri bersama rekan-rekannya yang lain. Dia sudah mengira bahwa Zeva akan menyusulnya sampai ke rumah. "Tidak perlu kau tanyakan mengapa, Zeva. Kau sudah dengar bukan, dia tengah mengandung anakku." "Maksudku, kenapa kau bisa menidurinya sementara kau selalu menolak setiap kali kita sudah hampir melakukannya?" Pertanyaan itu sungguh terdengar bodoh di telinga Devan saat ini. Dia sama sekali tak merasa besar kepala karena ada dua perempuan yang mencintainya saat ini. Namun, dia cukup merasa tersanjung akan hal itu. Tapi, dalam hatinya memang sedikit pun tak ada Zeva. Sedang kepada Kia, sampai hari ini, Devan masih mengang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN