Toxic Relationship

2555 Kata

"Van?" Mata Kia masih terasa berat, tubuhnya juga terasa kelelahan. Di beberapa titik, rasa nyeri begitu terasa mengganggu. Kia membuka matanya, kamar remang milik Devan membuatnya segera tersadar. Perlahan, dibawanya bangkit tubuhnya yang lelah itu. Dia mengedarkan pandangan ke sekeliling, mencari Devan yang tak lagi ada. "Devan?" Kia kembali memanggil. Dilihatnya jam dinding sudah menunjukkan pukul setengah sebelas malam. Kia memaksa diri untuk memungut bajunya yang berserakan. Ia ingat sebelumnya mereka melakukannya di sofa ruang depan lalu Devan membawanya ke dalam kamar. Penyatuan yang menyakitkan itu terjadi cukup lama. Kia tak sengaja melihat punggungnya dari kaca, sedikit memar dan membiru. Mudah saja melihatnya karena kulit Kia yang seputih s**u menampilkan semua itu dengan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN