Menyesal?

1010 Kata

"Fokus, Van! Kau tampaknya banyak beban pikiran sekali akhir-akhir ini." Devan mendengus kesal ke beberapa temannya yang menegur. Latihan fisiknya kacau, beberapa kali ditegur atasan, beberapa kali membuat kesalahan. Entahlah, semenjak hari itu, hari dimana Kia meninggalkannya, lelaki itu memang seperti bingung dan linglung. Di dalam hati kadang berontak, mencoba untuk menerima bahwa anak yang dibawa serta oleh Kia ternyata sudah dilenyapkan. Dia percaya? Masih setengah-setengah. Dia tahu betul siapa Kia, meski kebenciannya menyelimuti hingga membuatnya kejam kepada perempuan yang sempat menjadi istrinya itu, tapi dia sudah lama mengenal Kia luar dan dalam. Dia tahu bagaimana pengasihnya perempuan itu, sampai dia siksa hampir setiap hari pun, terima-terima saja. Namun, setengah lagi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN