Satria Niskala Andriano

1505 Kata

"Dimana saya?" Kia baru saja membuka mata dan yang pertama dilihatnya adalah silau. Hampir beberapa jam kehilangan kesadaran karena melahirkan. Mak Santi mendekat, dia sedang menggendong bayi. Ya, bayi yang Kia lahirkn subuh tadi. Sudah dibersihkan dan sekarang tampak tenang dalam buaian. "Tenanglah, Kia, kau ada di klinik. Kau sempat pingsan setelah melahirkan puteramu." "Anakku, Mak? Aku sudah berhasil melahirkannya?" Airmata haru kia mengalir diiringi rasa tak percaya dan takjub sekaligus. Bayi yang dia pertahankan segenap jiwa dan raganya telah lahir dengan selamat meski dia sendiri hampir merenggang nyawa. "Ya, Kia, ini, peluklah dia." Dengan hati-hati, mak Santi memberikan bayi itu kepada Kia. Kia tersenyum di sela airmata yang masih keluar begitu saja. "Terimakasih, Mak

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN