Berbekal petunjuk yang tadi disampaikan oleh Rafael, Devan menyusuri jalanan. Dia tampak mondar-mandir di area yang tadi Rafael sebutkan ketika rekan sekaligus sahabatnya itu melihat Kia. Namun, sampai detik ini juga Devan masih sangsi, masih sulit percaya. Tak mungkin, Kia yang berasal dari keluarga kaya-raya itu mau menginjakkan kaki di tanah yang penuh dengan konflik ini. Malah dia sempat berpikir, perempuan itu memang sudah pergi ke luar negeri lagi setelah kejadian dulu. "Aku benar-benar melihat dia di jalan ini tadi. Pasti mereka melalui ini ke suatu tempat." Devan menoleh, agak kaget dia karena tadi hanya pergi sendirian. Memang lagaknya seperti orang tak peduli ketika Ael menyampaikan bahwa dia melihat Kia, tapi ternyata diam-diam Devan mencari, bahkan sampai ke tempat ini. "

