Dia Memanggilnya, Ayah.

1017 Kata

Dika mengantar Kia pulang sebentar untuk mandi dan berganti baju lalu nanti akan kembali lagi ke klinik untuk menjaga dan menemani Satria. Puteranya itu harus dirawat inap untuk beberapa hari. "Mau aku tunggu?" tanya Andika menawarkan. Kia gegas menggeleng, ditunggu hanya akan membuatnya merasa diburu-buru walaupun Andika akan dengan senang hati menunggunya selama apapun itu. "Tidak, Mas. Mas kembali saja dulu, ke rumah sendiri atau ke klinik. Nanti kalau memang mau menjemput lagi, jemput satu jam lagi. Kalau sibuk, nanti aku minta tolong Bayu saja yang mengantarkan lagi." Andika menarik nafas panjang tapi akhirnya dia mengangguk juga. Kia juga pastinya ingin istirahat sejenak sebelum kembali ke klinik lagi. "Ya sudah, aku akan menjemputmu satu jam lagi. Kau istirahat lah setelah

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN