Peristiwa dimana paman sempat melihat Devan dan Zeva sudah berlalu tiga hari. Kia juga belum membalas pesan peringatan yang paman berikan untuknya. Kia seperti tengah ada di persimpangan, berusaha untuk tetap berjalan di tempat yang diyakininya benar, tapi belokan yang disediakan pamannya begitu menggoda dan merayunya untuk pulang. Hari ini, Kia ada jadwal periksa ke dokter kandungan. Dia harus memeriksakan kondisi anak yang tengah dia kandung sebab perutnya seringkali mengalami kram. Kia takut-takut mendekati Devan yang kala itu sedang libur. Lelaki itu tengah berada di halaman belakang rumah, tempat yang seringkali menjadi saksi percintaan mereka yang panas jika sudah menyatu. "Van ..." panggil Kia pelan. "Ada apa? Aku sedang tak ingin diganggu. Kalau kau mau pergi, pergilah. Tapi

